Skip to content
  • Home
  • About the Blog
  • About the Author
  • Sitemap

Abdur Rosyid's Blog

Just a few notes on mechanical engineering and robotics

Jenis-jenis sistem mekanika benda padat

April 13, 2020 by Abdur Rosyid

Sistem mekanika benda padat secara umum bisa dibedakan menjadi dua: struktur dan mekanisme. Struktur adalah sistem mekanika yang “fully constrained” sehingga tidak memungkinkan adanya gerakan benda tegar (rigid body motion). Contohnya adalah sebuah kantilever, jembatan, dan semacamnya. Adapun mekanisme adalah sistem mekanika yang “under-contrained” sehingga memungkinkan terjadinya suatu gerakan benda tegar. Bagaimana suatu mekanisme bergerak tergantung pada apa saja DOF yang tidak “constrained”. Contohnya adalah sebuah bandul, roda, mekanisme engkol (crank mechanism), dan sebagainya.

Struktur sendiri ada dua macam: 1) struktur yang fully constrained dan 2) struktur yang over-constrained. Studi atau perhitungan yang biasa dilakukan terhadap sebuah struktur adalah mencari defleksi (lendutan) ketika ia diberi suatu beban. Ini namanya studi statika. Perhitungan-perhitungan analitis yang biasa kita pelajari di bangku perkuliahan S1 untuk menghitung defleksi suatu struktur ketika diberi suatu beban bisa diterapkan pada struktur yang fully constrained, namun pada umumnya tidak bisa diterapkan pada struktur yang over-constrained. Namun perhitungan dengan dengan menggunakan metode elemen hingga justru akan mudah dilakukan jika sebuah struktur itu over-constrained.

Jenis studi lain yang biasa dilakukan pada sebuah struktur adalah studi dinamika. Pada sebuah struktur, studi dinamika artinya studi vibrasi, karena struktur hanya bisa bervibrasi, tidak bisa melakukan suatu gerakan benda tegar.

Adapun mekanisme sendiri ada banyak jenisnya, misalnya mekanisme roda gigi, mekanisme belt-and-pulley, mekanisme linkage, dan mekanisme manipulator. Mekanisme linkage bisa dibedakan menjadi: 1) motion generator, 2) path generator, dan 3) function generator. Mekanisme manipulator bisa dibedakan menjadi tiga: 1) “open-chain manipulator” atau disebut juga “serial manipulator”, 2) “closed-chain manipulator” atau disebut juga “parallel manipulator”, dan 3) “hybrid serial-parallel manipulator”. Mekanisme “open-chain manipulator” jika bercabang-cabang seperti sebuah pohon yang memiliki dahan-dahan biasa disebut sebagai “tree-like manipulator”. Sebagaimana struktur, linkage dan manipulator ada juga yang overconstrained, namun dengan definisi matematis yang berbeda dengan struktur yang overconstrained.

Studi yang biasa dilakukan pada sebuah mekanisme adalah: 1) studi kinematika, 2) studi dinamika benda tegar, dan 3) studi dinamika benda fleksibel alias studi getaran. Studi kinematika artinya mempelajari gerakan dari mekanisme tersebut tanpa melibatkan gaya. Studi dinamika mempelajari bagaimana gaya bisa menyebabkan gerakan benda tegar dan/atau vibrasi (getaran).

Post navigation

Previous Post:

Pemodelan Benda Fleksibel

Next Post:

Types of Mechanisms

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • STEM 101
  • Robotics
  • Kinematics
  • Dynamics
  • Control
  • Robot Operating System (ROS)
  • Robot Operating System (ROS2)
  • Software Development
  • Mechanics of Materials
  • Finite Element Analysis
  • Fluid Mechanics
  • Thermodynamics

Recent Posts

  • Pull Request on Github
  • Basics of Git and Github
  • Conda vs Docker
  • A Conda Cheat Sheet
  • Installing NVIDIA GPU Driver on Ubuntu

Archives

  • June 2025
  • July 2021
  • June 2021
  • March 2021
  • September 2020
  • April 2020
  • January 2015
  • April 2014
  • March 2014
  • March 2012
  • February 2012
  • June 2011
  • March 2008
© 2026 Abdur Rosyid's Blog | WordPress Theme by Superbthemes