Skip to content
  • Home
  • About the Blog
  • About the Author
  • Sitemap

Abdur Rosyid's Blog

Just a few notes on mechanical engineering and robotics

Sistem Sumbu dalam Analisa Dinamika

September 20, 2020 by Abdur Rosyid

Formulasi kinematika dan persamaan gerak akan lebih mudah dianalisa jika kita memakai sistem sumbu yang tepat. Untuk problem 2 dimensi, ada beberapa pilihan sistem sumbu yang bisa kita pakai:

1. Sistem sumbu kartesian (x-y)

Ini adalah sistem sumbu yang paling sering dipakai, dimana vektor posisi, kecepatan, dan percepatan diuraikan menjadi dua komponen: komponen dalam arah x dan komponen dalam arah y. Persamaan gerak dengan demikian juga diformulasikan dalam arah x dan arah y:

eom-kartesian

2. Sistem sumbu normal-tangensial (n-t)

Dalam sistem sumbu ini, vektor posisi, kecepatan, dan percepatan diuraikan menjadi 2 komponen: komponen normal dan komponen tangensial. Dengan demikian akan ada dua komponen percepatan: percepatan normal dan percepatan tangensial. Percepatan normal selalu mengarah ke pusat sumbu, sedangkan percepatan tangensial selalu menyinggung lintasan gerak dan tegak lurus terhadap percepatan normal. Percepatan normal pada hakikatnya adalah percepatan sentripetal, yang selalu dimiliki oleh benda yang bergerak dalam lintasan melingkar meskipun kecepatan tangensialnya tetap. Adapun percepatan tangensial tidak lain adalah turunan pertama dari kecepatan tangensial terhadap waktu.

Persamaan gerak diformulasikan dalam arah normal dan arah tangensial:

eom-normaltangential

3. Sistem sumbu polar (r-theta)

Dalam sistem sumbu ini, vektor posisi, kecepatanm, dan percepatan diuraikan menjadi dua komponen yaitu komponen dalam arah r dan komponen dalam arah theta.  Dengan demikian akan ada dua komponen percepatan yaitu rdotdot (turunan kedua dari vektor posisi r terhadap waktu) dan thetadotdot (turunan kedua dari sudut terhadap waktu). Sistem sumbu ini cocok dipakai untuk menganalisa gerak dari suatu partikel yang berjarak r dari orijin dan membentuk sudut tertentu theta pada suatu posisi seketika (instant position). Thetadotdot tidak lain adalah percepatan angular dari benda yang sedang dikaji, dengan satuan rad/sec2.

Persamaan gerak diformulasikan dalam arah r dan arah theta:

eom-polar

Adapun untuk problem 3 dimensi, pilihan-pilihan sistem sumbu yang bisa dipakai adalah:

  1. Sistem sumbu kartesian (x-y-z)
  2. Sistem sumbu silindrikal (r-theta-z)
  3. Sistem sumbu bola (r-theta-phi)

 

Post navigation

Previous Post:

Jenis-jenis Beban dan Tegangan yang Diakibatkannya

Next Post:

Cara Menggambar Diagram Geser dan Diagram Momen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • STEM 101
  • Robotics
  • Kinematics
  • Dynamics
  • Control
  • Robot Operating System (ROS)
  • Robot Operating System (ROS2)
  • Software Development
  • Mechanics of Materials
  • Finite Element Analysis
  • Fluid Mechanics
  • Thermodynamics

Recent Posts

  • Pull Request on Github
  • Basics of Git and Github
  • Conda vs Docker
  • A Conda Cheat Sheet
  • Installing NVIDIA GPU Driver on Ubuntu

Archives

  • June 2025
  • July 2021
  • June 2021
  • March 2021
  • September 2020
  • April 2020
  • January 2015
  • April 2014
  • March 2014
  • March 2012
  • February 2012
  • June 2011
  • March 2008
© 2026 Abdur Rosyid's Blog | WordPress Theme by Superbthemes