Skip to content
  • Home
  • About the Blog
  • About the Author
  • Sitemap

Abdur Rosyid's Blog

Just a few notes on mechanical engineering and robotics

Macam-macam Motor Listrik

September 20, 2020 by Abdur Rosyid

Motor listrik mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Motor listrik bekerja berdasarkan prinsip elektomagnetika yang biasa kita pelajari dalam pelajaran Fisika SMA. Motor listrik bisa kita klasifikasikan menjadi beberapa macam berdasarkan dasar klasifikasi yang berbeda.

Berdasarkan sumber listriknya, motor ada dua macam: motor DC dan motor AC. Berdasarkan cara komutasinya, ada “brushed motor” dan “brushless motor”. Berdasarkan bagaimana rotor berputar terhadap statornya, ada motor sinkron dan motor tak sinkron. Dalam prakteknya, motor DC biasa dibedakan menjadi “brushed DC motor” dan “brushless DC motor (BLDC motor)”, sedangkan motor AC biasa dibedakan menjadi motor AC sinkron dan motor AC tak sinkron (motor induksi). Kemudian berdasarkan bagaimana posisi motor dikontrol, motor bisa dibedakan menjadi motor stepper dan motor servo. Akhirnya, berdasarkan jenis gerakan yang dihasilkan, motor bisa juga dibagi menjadi motor putar (rotary motor) dan motor linier (linear motor).

Motor DC memerlukan sumber listrik DC (arus searah) sedangkan motor AC memerlukan sumber listrik AC (arus bolak-balik). Motor AC sendiri bisa dibagi lagi menjadi motor AC satu fase dan motor AC tiga fase.

“DC brushed motor” memerlukan brush untuk komutasi. Ini disebut dengan komutasi mekanik. Adapun “DC brushless motor” tidak memerlukan brush karena ia melakukan komutasi secara elekronik. Biasanya ini dilakukan dengan menggunakan “hall sensors” atau “encoder”.

Motor sinkron memiliki kecepatan putaran rotor yang sama dengan kecepatan medan elektromagnetik, sedangkan motor tak sinkron memiliki kecepatarn putaran rotor yang tidak sama dengan kecepatan medan elektromagnetik.

Motor stepper dikontrol berdasarkan jumlah step dan juga arahnya. Spesifikasi utama motor stepper adalah jumlah step per putaran. Pada umumnya motor stepper cukup dikontrol dengan “open-loop control”, meskipun dalam beberapa kasus ia juga bisa dikontrol dengan “closed-loop control”. Motor stepper bisa dibagi lagi menjadi motor stepper bipolar dan motor stepper unipolar. Adapun motor servo hanya bisa dikontrol dengan menggunakan “closed-loop control” dimana encoder atau resolver dipakai untuk memberikan umpan balik pada controller.

Motor putar maupun motor linier bekerja berdasarkan prinsip yang sama, yaitu elektromagnetika. Karenanya, masing-masing dari keduanya juga tersusun dari bagian yang diam dan bagian yang bergerak. Pada motor putar, bagian yang diam biasa disebut sebagai stator sedangkan bagian yang bergerak biasa disebut sebagai rotor.

Post navigation

Previous Post:

Studi Mekanisme

Next Post:

Mengontrol Kecepatan Brushed DC Motor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • STEM 101
  • Robotics
  • Kinematics
  • Dynamics
  • Control
  • Robot Operating System (ROS)
  • Robot Operating System (ROS2)
  • Software Development
  • Mechanics of Materials
  • Finite Element Analysis
  • Fluid Mechanics
  • Thermodynamics

Recent Posts

  • Pull Request on Github
  • Basics of Git and Github
  • Conda vs Docker
  • A Conda Cheat Sheet
  • Installing NVIDIA GPU Driver on Ubuntu

Archives

  • June 2025
  • July 2021
  • June 2021
  • March 2021
  • September 2020
  • April 2020
  • January 2015
  • April 2014
  • March 2014
  • March 2012
  • February 2012
  • June 2011
  • March 2008
© 2026 Abdur Rosyid's Blog | WordPress Theme by Superbthemes